Kebakaran di Jalan Kramat Pulo Dalam, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, menghanguskan 83 rumah pada Kamis (8/10/2026) malam. Sebanyak 388 jiwa terdampak, sementara petugas memastikan tidak ada korban meninggal maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Data jumlah bangunan yang terbakar bertambah dari laporan awal. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung sebelumnya menyebut sekitar 50 bangunan hangus berdasarkan pengecekan sementara. Pendataan terbaru petugas pemadam kebakaran mencatat jumlah rumah yang terbakar mencapai 83 unit.
Data kebakaran Kramat Pulo diperbarui
Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Triyanto, menyampaikan jumlah terbaru tersebut kepada wartawan. Ia juga mengatakan 388 jiwa terdampak kebakaran. Penyebab peristiwa masih diselidiki, sedangkan kerugian materiil masih dalam pendataan.
Kebakaran dilaporkan terjadi di Jalan Kramat Pulo Gang 16. Informasi waktu awal berbeda dalam keterangan yang tersedia: laporan menyebut petugas menerima informasi sekitar pukul 18.45 WIB, sementara keterangan lain menyebut kebakaran dilaporkan sekitar pukul 18.54 WIB.
Perbedaan angka antara laporan awal dan pendataan lanjutan menunjukkan bahwa jumlah bangunan yang terdampak masih diperbarui setelah petugas melakukan pengecekan di lapangan. Angka 83 rumah merupakan data terbaru yang disampaikan petugas, menggantikan perkiraan awal sekitar 50 bangunan.
Api padam, petugas lanjutkan penanganan
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 33 unit armada dan 156 personel untuk menangani kebakaran. Api dilaporkan berhasil dilokalisasi sekitar pukul 21.05 WIB dan dipadamkan sekitar pukul 21.25 WIB. Operasi penanganan kemudian dinyatakan selesai pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Dalam keterangan pada Kamis malam, Triyanto menyebut petugas masih melakukan proses pendinginan. Tahap ini berlangsung setelah api berhasil dikendalikan, sementara petugas memastikan kondisi di lokasi. Dengan demikian, keterangan mengenai pendinginan dan selesainya operasi merujuk pada waktu penanganan yang berbeda.
Proses pemadaman menghadapi kendala karena akses menuju lokasi sempit. Kawasan yang terbakar berada di gang, sementara jarak sumber air juga cukup jauh. Kondisi tersebut menjadi hambatan bagi petugas saat menangani api di permukiman itu.
Tak ada korban, penyebab masih diselidiki
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kepastian itu disampaikan setelah pengecekan di lapangan. Meski demikian, dampak kebakaran terhadap ratusan warga dan kerusakan puluhan rumah masih menjadi perhatian dalam penanganan setelah api padam.
Hingga keterangan terakhir, penyebab kebakaran belum diketahui. Triyanto menyebut dugaan penyebab masih dalam proses penyelidikan. Polisi dan instansi terkait juga melakukan pendataan kerugian materiil akibat kebakaran tersebut.
Angka 388 jiwa menggambarkan jumlah warga yang terdampak, tetapi keterangan yang tersedia belum merinci kondisi tempat tinggal maupun kebutuhan setiap warga. Pendataan lanjutan diharapkan memberi gambaran lebih lengkap mengenai dampak kebakaran bagi penghuni rumah yang terbakar.
Perhatian berikutnya tertuju pada penyelesaian penyelidikan dan pendataan kerugian, sekaligus perkembangan penanganan bagi warga terdampak. Hasil pemeriksaan di lokasi akan membantu menjelaskan penyebab kebakaran yang melanda permukiman Kramat Pulo itu.



