Foto Halle Berry yang beredar di tengah sengketa hak asuh dengan mantan suaminya, Olivier Martinez, menjadi bagian dari perdebatan mengenai dugaan kekerasan terhadap putra mereka, Maceo. Berry membantah foto tersebut membuktikan dirinya menyakiti anak berusia 13 tahun itu. Ia juga menuding Martinez menggunakan gambar tersebut untuk merugikannya dalam proses hukum.
Perselisihan itu mencuat setelah Martinez meminta hak asuh tunggal atas Maceo dan mengajukan permohonan perintah penahanan. Dalam tuduhannya, ia menyebut Berry melakukan kekerasan terhadap putra mereka. Tuduhan tersebut dibantah Berry, sementara klaim kedua pihak kini menjadi bagian dari dokumen dan proses pengadilan.
Foto Halle Berry dipersoalkan sebagai bukti
Foto yang dirilis TMZ memperlihatkan Berry dalam penampilan yang berbeda dari citra glamornya di karpet merah. Menurut laporan yang dikutip Wolipop, gambar itu dikirim oleh Maceo setelah ia dan ibunya berseteru. Pihak Martinez disebut menempatkan foto tersebut sebagai bukti yang berkaitan dengan dugaan insiden di antara ibu dan anak itu.
Namun, Berry menolak penafsiran tersebut. Dalam dokumen pengadilan baru yang diperoleh TMZ, ia menyatakan foto itu tidak menunjukkan adanya kesalahan atau kekerasan. Berry menggambarkan dirinya hanya berdiri dengan tenang, tangan berada di saku, dan berjarak beberapa meter dari Maceo.
Berry juga mempertanyakan apa yang sebenarnya bisa disimpulkan dari gambar tersebut. Menurut dia, foto itu tidak memperlihatkan memar, kemerahan, ataupun luka pada tubuh Maceo. Ia menyebut tidak ada bagian dalam foto yang mendukung klaim bahwa dirinya mencekik putranya, seperti yang, menurut laporan, dikatakan Maceo kepada ayahnya.
Berry bantah tuduhan dan pertanyakan konteks
Sengketa ini juga menyentuh peristiwa yang disebut terjadi pada bulan sebelumnya. Martinez mengaitkan foto itu dengan dugaan perkelahian fisik, sementara Berry membantah bahwa gambar tersebut diambil untuk membuktikan adanya kejadian tertentu. Dengan demikian, makna foto itu menjadi bahan silang pendapat kedua pihak, bukan kesimpulan yang berdiri sendiri.
Berry mengatakan kejadian yang dipersoalkan berawal ketika ia dan Maceo bermain menggunakan permainan realitas virtual. Ia menggambarkan aktivitas mereka sebagai bercanda dan bermain kasar sebelum situasi memburuk. Berry tetap membantah melakukan kekerasan terhadap anaknya.
Dalam keterangannya, Berry turut membela pacarnya, Van Hunt. Ia mengatakan Hunt tidak melihat tanda luka pada Maceo. Berry menilai Martinez memelintir pernyataan Hunt sehingga seolah-olah Hunt telah memeriksa anak itu untuk mencari luka. Menurut Berry, maksud pernyataan Hunt hanya bahwa ia tidak melihat luka apa pun.
Berry juga menuduh Martinez memilih-milih pesan dan menghilangkan detail penting sehingga dirinya tampak buruk. Tuduhan tersebut merupakan bantahan Berry terhadap cara mantan suaminya menyampaikan rangkaian peristiwa. Kedua pihak menyajikan versi yang berbeda, dan bahan yang tersedia tidak menunjukkan adanya putusan pengadilan yang telah menetapkan kebenaran salah satu klaim.
Permintaan hak asuh tunggal dan langkah berikutnya
Di sisi lain, Martinez meminta hak asuh tunggal atas Maceo dan mengajukan perintah penahanan sementara. Ia juga menginginkan putra mereka bersaksi mengenai insiden yang dilaporkan. Permintaan tersebut menambah dimensi pada perkara yang sebelumnya berpusat pada hubungan Berry dan Martinez sebagai orang tua yang berpisah.
Martinez, menurut laporan, menyebut perilaku Maceo di sekolah memburuk sejak perintah penahanan sementara dikeluarkan. Anak itu dilaporkan menerima hukuman disiplin selama satu minggu penuh. Informasi tersebut disampaikan sebagai klaim dari pihak Martinez, bukan sebagai temuan yang telah dipastikan dalam proses pengadilan.
Berry dan Martinez menikah selama dua tahun sebelum mengajukan perceraian pada 2015. Dari pernikahan itu mereka memiliki Maceo. Berry juga memiliki seorang putri berusia 18 tahun dari hubungannya dengan model Gabriel Aubry.
Mantan pasangan tersebut dijadwalkan kembali ke pengadilan pada Jumat, menurut laporan Wolipop. Persidangan berikutnya dapat menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk menyampaikan versi masing-masing dan menguji bukti yang diajukan. Hingga ada penilaian resmi pengadilan, foto yang beredar dan tuduhan terkait tetap perlu dipahami sebagai bagian dari sengketa yang belum selesai.



