As Roda Chery Omoda 5 Lepas Lagi, Ini Respons Chery

As roda belakang Chery Omoda 5 terlepas dari bodi mobil di Malaysia. Chery menyatakan tengah menyelidiki insiden tersebut untuk mengetahui kronologi dan penyebabnya. Kejadian ini kembali mengundang perhatian karena pada 2024 sejumlah Omoda 5 juga dilaporkan mengalami masalah as roda belakang hingga mendorong perusahaan melakukan recall.

Foto mobil dengan as roda yang terpisah beredar di media sosial X. Dalam gambar yang diunggah akun @khamagul, bagian belakang Omoda 5 tampak terangkat, sementara sebuah sepeda motor terlihat terparkir di belakangnya. Unggahan itu telah dilihat sekitar satu juta kali.

Video lain memperlihatkan dua truk derek mengangkut mobil dan as roda belakangnya secara terpisah. Pintu belakang kanan kendaraan juga tampak penyok. Namun, belum diketahui apakah sepeda motor yang berada di dekat mobil terlibat dalam suatu kecelakaan atau tidak.

Chery Malaysia menyelidiki penyebab as roda lepas

Hingga informasi tersebut diberitakan, kronologi insiden belum diketahui. Kepolisian Johor belum memberikan keterangan resmi, sedangkan Chery belum mengungkap detail penyebab terlepasnya as roda. Karena itu, belum ada kesimpulan mengenai faktor yang membuat komponen tersebut terpisah dari kendaraan.

PT Chery Sales Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya memantau perkembangan kejadian di Malaysia. Dalam pernyataan resmi, perusahaan menjelaskan Chery Malaysia sedang melakukan investigasi menyeluruh. Chery Indonesia juga berkoordinasi untuk memastikan langkah antisipasi yang diperlukan di dalam negeri.

“Saat ini, Chery Malaysia tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian, sementara Chery Indonesia terus berkoordinasi untuk memastikan langkah antisipasi yang diperlukan di Indonesia,” demikian pernyataan Chery.

Perusahaan mengimbau pemilik kendaraan agar rutin memeriksakan mobil di bengkel resmi Chery. Pemeriksaan berkala, menurut perusahaan, diperlukan untuk memastikan kendaraan berada dalam kondisi optimal. Imbauan itu disampaikan saat penyelidikan terhadap insiden di Malaysia masih berlangsung.

Belum ada keterangan bahwa kejadian terbaru tersebut berkaitan dengan masalah yang pernah ditemukan sebelumnya. Penyelidikan Chery Malaysia diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lengkap tentang kondisi kendaraan dan penyebab as roda terlepas.

Recall Omoda 5 pernah dilakukan pada 2024

Masalah as roda belakang bukan hal baru bagi Omoda 5. Pada 2024, sejumlah pengguna model tersebut di Malaysia dilaporkan mengalami patah as roda belakang. Chery kemudian menarik 600 unit untuk mengantisipasi potensi masalah pada komponen itu.

Chery Auto Malaysia menyebut kendaraan yang terdampak mendapat penggantian komponen as gandar belakang. Perusahaan juga menyatakan melakukan pemeriksaan kontrol kualitas secara menyeluruh pada unit-unit tersebut. Menurut Chery, masalah pada kendaraan yang masuk dalam program itu telah ditangani.

Dalam penjelasannya kala itu, Chery menyebut 600 kendaraan berpotensi terdampak karena kegiatan peningkatan fasilitas. Perusahaan juga mengatakan telah menghubungi pemasok suku cadang dan melakukan analisis mendalam. Recall tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan, dengan penggantian komponen bagi konsumen yang kendaraannya masuk dalam daftar terdampak.

Program penarikan itu turut berimbas pada Omoda 5 yang dipasarkan di Indonesia. PT Chery Sales Indonesia mengumumkan recall terhadap 420 unit, yang diidentifikasi berdasarkan nomor rangka kendaraan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah unit tertentu memiliki potensi masalah yang dimaksud.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya potensi masalah, suku cadang akan diganti tanpa biaya. Angka 420 unit di Indonesia berbeda dari 600 unit yang disebut dalam program Chery Malaysia. Keduanya merupakan jumlah kendaraan terdampak di masing-masing pasar, bukan angka yang dapat dijumlahkan untuk menggambarkan cakupan global.

Investigasi jadi perhatian bagi pemilik Omoda 5

Insiden terbaru di Malaysia membuat perhatian kembali tertuju pada aspek keselamatan Omoda 5, tetapi penyebab kejadian belum dipastikan. Foto dan video yang beredar memberi gambaran kondisi mobil setelah as roda terlepas, bukan penjelasan tentang bagaimana peristiwa itu terjadi. Keterangan resmi dari hasil investigasi masih diperlukan untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Bagi pemilik Omoda 5 di Indonesia, Chery meminta pemeriksaan rutin di bengkel resmi. Konsumen yang ingin memastikan status kendaraannya dapat merujuk pada pemeriksaan berdasarkan nomor rangka dalam program recall yang pernah diumumkan. Sejauh ini, pernyataan perusahaan menyebut investigasi Malaysia masih berjalan dan koordinasi dengan pihak Indonesia terus dilakukan.

Perkembangan penyelidikan akan menjadi penting untuk memastikan apakah insiden terbaru memiliki kaitan dengan persoalan sebelumnya atau berdiri sendiri. Sampai ada hasil pemeriksaan, informasi mengenai penyebab as roda terlepas maupun langkah lanjutan untuk kendaraan di Indonesia masih menunggu penjelasan resmi.

adminuser

Kolompublik