Enam tahun setelah Glenn Fredly meninggal, Mutia Ayu masih menjalani hidup tanpa pasangan. Ia mengaku terbuka jika ada kesempatan untuk kembali menjalin hubungan, tetapi saat ini memilih memusatkan perhatian pada putrinya, Gewa, yang sedang tumbuh dan mulai bersekolah di sekolah dasar.
Mutia menyampaikan hal itu saat ditemui di Studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026). Ketika ditanya tentang kemungkinan membuka hati, ia mengatakan tidak menutup diri. Namun, sejauh ini belum ada sosok yang dirasa cocok untuk mendampinginya.
“Gak apa-apa. Membuka hati… kalau membuka hati selalu. Aku selalu membuka hati, cuma ya gimana? Belum ada yang masuk! Ya kan? Hahaha. Ya belum ada yang cocok, tapi ya doakan saja. Tapi aku sekarang ini lebih fokus ke Gewa aja dulu,” kata Mutia.
Jawaban itu menggambarkan sikapnya saat ini: bukan menolak kemungkinan memiliki pasangan, melainkan tidak menjadikan hubungan asmara sebagai prioritas. Perhatian Mutia lebih banyak tertuju pada Gewa dan keseharian sang anak.
Mutia Ayu belum memprioritaskan hubungan asmara
Mutia mengakui ada orang yang mencoba mendekatinya. Meski demikian, kehadiran orang-orang tersebut belum membuatnya mengubah fokus. Ia kembali menegaskan bahwa untuk sekarang, mendampingi Gewa adalah hal yang lebih penting baginya.
“Mencoba untuk mendekat… ehm ya pasti ada ajalah ya. Pasti ada aja, cuman… iya. Kalau misalkan yang mendekati pasti ada aja, cuma ya itu untuk aku pribadi, aku lebih fokus ke anak dulu deh, ke Gewa dulu aja,” tuturnya.
Pernyataan Mutia menempatkan kehidupan asmaranya dalam batas yang ia pilih sendiri. Ia tidak menyebut sedang mencari pasangan atau menentukan tenggat untuk kembali menjalin hubungan. Yang ia sampaikan justru kesediaan untuk terbuka, sembari tetap mengutamakan perannya sebagai ibu.
Setelah kepergian Glenn, Mutia menjalani hari-hari bersama Gewa. Dalam wawancara tersebut, ia tidak banyak membahas soal masa lalu maupun kemungkinan hubungan baru. Ia lebih banyak bercerita tentang perkembangan putrinya dan kebahagiaan yang ia rasakan saat melihat Gewa bertumbuh.
Gewa mulai duduk di kelas satu sekolah dasar
Mutia menyebut Gewa kini sudah duduk di bangku sekolah dasar, tepatnya kelas satu. Ia merasa bahagia melihat putrinya menjalani masa sekolah dengan antusias. Bagi Mutia, perkembangan Gewa menjadi hal yang ia perhatikan dan syukuri dalam keseharian.
Menurut Mutia, Gewa merupakan anak yang cerdas dan mudah bergaul. Ia juga mengatakan putrinya gampang berteman dengan orang lain. Sifat tersebut membuat Mutia senang menyaksikan Gewa berinteraksi dan menjalani kegiatan di sekolah.
“Perkembangan Gewa tuh alhamdulillah dia tuh pintar banget anaknya, cerdas banget, dia gampang banget untuk bersosial-sosialisasi dengan orang lain gitu, dia gampang berteman, pintar anaknya, ya,” ujar Mutia.
Ia menambahkan, Gewa selalu bersemangat ketika akan berangkat ke sekolah. Antusiasme itu menjadi bagian dari perkembangan yang membuat Mutia bahagia. “Sekarang dia udah SD, kelas satu, gitu. Ehm… so, happy aja sih melihat tumbuh kembangnya Gewa, gitu. Dia excited terus kalau misalkan pergi ke sekolah,” katanya.
Di tengah perhatian publik terhadap kehidupan pribadinya, Mutia memilih menuturkan hal yang paling dekat dengannya saat ini: tumbuh kembang Gewa. Ia belum menemukan pasangan yang cocok, tetapi tidak menutup hati sepenuhnya. Untuk sementara, kebahagiaan melihat putrinya bertumbuh menjadi fokus yang ia utamakan.
Perjalanan Mutia ke depan masih terbuka, termasuk dalam urusan asmara. Namun, dari keterangannya, ia tidak ingin terburu-buru menentukan langkah. Saat Gewa mulai menjalani masa sekolah dasar, Mutia tampak ingin hadir dan menemani putrinya melewati fase penting tersebut.



