GWM Tank Tabrak Beruntun di Palmerah, Satu Tewas

Mobil GWM Tank menabrak sejumlah kendaraan dan gerobak las di Jalan Kamboja Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Kecelakaan beruntun itu menewaskan seorang pengemudi ojek dan melukai seorang pengendara motor.

Seorang warga setempat, Cecep (60), menyaksikan rangkaian tabrakan di dekat Klinik Utama Kamboja. Ia mengatakan mobil itu sempat berhenti di sebuah pos sebelum melaju kencang dan menghantam pot tanaman di tepi jalan.

“Setelah itu, dari pos, baru dia mau start. Terus nabrak pot itu dulu,” kata Cecep, menceritakan kejadian tersebut.

Saksi melihat mobil terus melaju setelah menabrak

Menurut Cecep, mobil GWM Tank kemudian menabrak sejumlah pot hingga rusak. Kendaraan itu juga menghantam motor yang sedang terparkir serta dua gerobak las di pinggir jalan. Salah satu motor terseret akibat benturan.

Cecep sempat membantu seorang perempuan pengendara motor yang tertabrak. Ia menyebut korban mengalami patah kaki dan dibawa ke rumah sakit. Keterangan tersebut berbeda dengan informasi polisi yang menyebut pengendara motor itu mengalami memar pada kaki kanan.

Setelah menabrak motor dan gerobak, mobil masih terus melaju. Cecep mengatakan kendaraan itu kemudian menabrak pengemudi ojek yang datang dari arah berlawanan. Benturannya membuat motor dan tubuh korban terpental.

“Motornya mental, orangnya mental ke atas, jatuh tengkurap. Langsung meninggal di tempat dia,” ujar Cecep.

Mobil lalu menghantam Toyota Ayla yang sedang parkir. Kendaraan itu terdorong hingga menabrak pagar besi sebuah perusahaan. GWM Tank akhirnya berhenti dalam posisi terbalik setelah bagian belakangnya tersangkut mobil dan trotoar, menurut kesaksian Cecep.

Polisi mendata korban dan kerusakan kendaraan

Polisi menyebut korban tewas bernama Maria Thomas, 59 tahun. Ia merupakan pengemudi ojek pangkalan dan meninggal akibat luka di bagian kepala. Jenazahnya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Korban luka adalah Nurmilah (28), pengendara Honda Vario. Polisi menyatakan Nurmilah mengalami memar pada kaki kanan dan dirawat di RS Bhakti Mulya. Dalam kecelakaan tersebut, GWM Tank bernomor polisi B-7-AXL juga menabrak Honda Vario, satu motor Honda lainnya, Toyota Ayla yang terparkir, dan dua gerobak las.

Kerusakan dilaporkan terjadi pada seluruh kendaraan yang terlibat. Bodi depan dan belakang Toyota Ayla ringsek, sementara bagian depan GWM Tank pecah dan lecet. Dua gerobak las mengalami kerusakan pada bak; salah satunya juga kehilangan roda yang patah.

Kerusakan itu berdampak langsung pada mata pencaharian pemilik gerobak. Samsudin (60), salah satu tukang las, mengatakan ia bingung mencari uang setelah perlengkapan usahanya rusak. “Tiap hari-harinya memang pencarian saya di situ. Atas kejadian ini saya juga bingung buat nyari uang bagaimana,” ujarnya.

Darto, pemilik gerobak las lainnya, menyebut tabung gas dan beberapa peralatan ikut rusak. Ia berharap ada penggantian agar usahanya bisa kembali berjalan. Keduanya biasa meninggalkan gerobak di tepi jalan tempat kecelakaan terjadi.

Penyebab kecelakaan GWM Tank masih didalami

Pengemudi GWM Tank berinisial FS (40) diamankan di Unit Laka Satlantas Jakarta Barat untuk dimintai keterangan. Saat kejadian, ia berkendara bersama seorang perempuan berinisial Y.

Polisi belum memastikan penyebab kecelakaan. Panit Laka Satlantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammad mengatakan pihaknya masih mendalami informasi bahwa pengemudi dan penumpangnya sempat terlibat pertengkaran. Dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan penyelidikan.

Polisi masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan rangkaian kejadian dan faktor yang membuat mobil terus melaju setelah menabrak sejumlah objek. Di tengah proses itu, warga dan pemilik gerobak menunggu kejelasan pertanggungjawaban atas kerusakan serta dampak yang mereka alami.

adminuser

Kolompublik