Rossa Dampingi Raina Masuk Preschool, Siapkan Biaya SD

Rossa kini mencurahkan lebih banyak waktu untuk mendampingi Raina Mikayla Almahyra, putri keduanya yang mulai masuk preschool. Perhatian itu hadir di tengah perubahan rutinitas keluarga: Rizky Langit Ramadhan, putra sulungnya, telah dewasa dan mulai tinggal mandiri.

Penyanyi yang dikenal lewat lagu “Tegar” itu mengaku waktu yang sebelumnya banyak ia berikan kepada Rizky kini beralih kepada Raina. Rossa menyampaikan hal tersebut saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

“Sekarang aku lebih banyak waktu buat sendiri sih. Tapi jangan sedih, kan anaknya ada dua sekarang. Jadi waktu-waktunya yang tadinya buat Rizky, sekarang ke sini pindah dulu. Jadi sama Raina, senang sih Alhamdulillah,” kata Rossa.

Perubahan itu membuat Rossa kembali menjalani sejumlah rutinitas pengasuhan anak usia prasekolah. Meski begitu, pengalaman mengurus Raina terasa berbeda dibanding ketika Rizky masih kecil. Salah satu hal yang paling ia rasakan adalah kondisi fisik saat mendampingi anak.

Rossa rasakan perbedaan mengasuh Raina dan Rizky

Rossa mengatakan dirinya merasa lebih bugar ketika Rizky berada di usia preschool. Kini, setelah belasan tahun berlalu, aktivitas seperti menggendong anak dalam waktu lama lebih mudah membuatnya lelah.

“Agak berbeda ya, waktu Rizky masih kecil waktu preschool kayaknya aku lebih bugar. Kalau sekarang kayak gendong-gendong lama agak capek ya,” tuturnya.

Pengakuan itu menggambarkan perbedaan yang dirasakan Rossa saat menghadapi fase pengasuhan serupa pada waktu yang berbeda. Pengalaman sebelumnya bersama Rizky tetap menjadi pembanding, tetapi kondisi dan rutinitasnya sekarang tidak persis sama.

Meski aktivitasnya padat sebagai penyanyi, Rossa berusaha terlibat langsung dalam keseharian Raina ketika jadwal memungkinkan. Ia terkadang mengantar atau menjemput putrinya dari sekolah, meskipun tidak melakukannya setiap hari.

Jarak sekolah yang dekat dari rumah menjadi salah satu hal yang memudahkan Rossa untuk menjemput Raina. Namun, keputusan itu tetap menyesuaikan dengan waktu luang di tengah pekerjaannya.

Jadwal menjemput menyesuaikan kesibukan

“Kadang jemput ya karena dekat, tapi nggak setiap hari. Kalau pas aku lagi bisa pasti aku jemput, karena dekat banget jaraknya dari rumah,” ujar Rossa.

Ucapan tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan Rossa dalam rutinitas sekolah Raina dilakukan secara fleksibel. Ia tidak mengklaim selalu hadir setiap hari, tetapi memanfaatkan kesempatan ketika jadwalnya memungkinkan.

Bagi Rossa, perhatian terhadap pendidikan Raina tidak berhenti pada kegiatan preschool. Ia juga mulai memikirkan jenjang berikutnya, termasuk perkiraan biaya ketika sang putri nanti masuk sekolah dasar.

Soal biaya pendidikan yang perlu dipersiapkan, Rossa menggambarkan dirinya sebagai orang tua yang terbiasa memperhitungkan anggaran. Ia mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan saat ini sambil membayangkan kebutuhan pendidikan pada tahap selanjutnya.

Rossa mulai menghitung biaya pendidikan Raina

“Aku tipe-tipe mama-mama yang mendang-mending ya. Jadi kayak, ‘Kalau ini preschool segini, kira-kiranya SD berapa?’ Hitung,” kata Rossa.

Perhitungan itu menjadi bagian dari perhatian Rossa terhadap perjalanan pendidikan putrinya. Ia belum merinci pilihan sekolah atau angka biaya yang disiapkan, tetapi menyebut sudah mulai membandingkan pengeluaran preschool dengan perkiraan biaya sekolah dasar.

Di tengah fase baru ini, Rossa menjalani dua pengalaman pengasuhan yang berbeda: Rizky mulai mandiri, sementara Raina sedang memasuki masa prasekolah. Ke depan, perhatian pada rutinitas sekolah dan perencanaan pendidikan akan tetap menjadi bagian dari keseharian keluarga, disesuaikan dengan waktu serta kebutuhan Raina.

adminuser

Kolompublik